Tuesday, June 18, 2013

Tata Cara Merakit Komputer / Personal Computer (PC)

      PERSIAPAN MERAKIT

Merakit komputer bagi orang awam mungkin kelihatan rumit karena memang belum pernah mengenali lebih jauh tentang bagian-bagian computer secara detail dan juga belum pernah merakit komputer sendiri. Sebenarnya merakit komputer itu tidak sulit, hanya butuh sedikit pengetahuan, kemauan, serta keberanian.
Dalam merakit komputer memerlukan persiapan yang cukup untuk mempermudah saat proses perakitan. Hal utama yang perlu dipersiapkan adalah komponen-komponen yang akan dirakit, peralatan yang akan digunakan, dan software yang akan diinstal.
Untuk medapatkan komponen-komponen yang diperlukan bisa didapatkan di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Kita dapat memilih komponen sesuai dengan keinginan. Dengan merakit komputer sendiri, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan, serta kelengkapan fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.
Adapun peralatan-peralatan yang harus dipersiapkan tidak terlalu banyak. Diantaranya adalah sebagai berikut:
v  Obeng Plus (+)
v  Obeng Minus (-)
v  Tang Lancip (Capit Buaya)
v  Multimeter / Multitester (Untuk pengukuran tegangan)
v  Pinset (Untuk pencabut jumper)
v  Gelang Anti Statis (untuk membuang muatan listrik statis)
v  Buku manual dan referensi dari komponen
Setelah peralatan-peralatan kita siapkan. Selanjutnya kita menyiapkan bahan yang diperlukan untuk merakit komputer. Bahan-bahan tersebut adalah sebagai berikut:
ü 1 set computer yang terdiri dari:
1.        Monitor
2.        Casing
3.        Motherboard
4.        Processor
5.        Memory (RAM)
6.        Hard disk
7.        VGA card
8.        Keyboard
9.        Mouse
10.    CD room/RW, DVD room/RW
11.    Kelengkapan komponen seperti kabel, skrup, jumper, baut, dan sebagainya.
ü CD instalasi:
1.        CD device driver (driver motherboard, VGA card, Sound card, dan lain-lain)
2.        CD operating system (Windows XP, Windows Seven, Windows Vista, atau Linux)
3.        CD program aplikasi (Microsoft Office XP/2003/2007, Photoshop, dan lain-lain)

4.4.       PROSES PERAKITAN
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit computer dari beberapa referensi maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit computer:
*             Persiapan
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1.    Penentuan Konfigurasi Komputer
2.    Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3.    Pengamanan
4.    Pengamanan

*             Penentuan Konfigurasi Komputer
Penentuan konfigurasi sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

*             Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
·       Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
·       Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
1.        Penyiapan motherboard
2.        Memasang Prosessor
3.        Memasang heatsink
4.        Memasang Memori
5.        Memasang Motherboard pada Casing
6.        Memasang Power Supply
7.        Memasang Kabel Motherboard dan Casing
8.        Memasang Drive
9.        Memasang card Adapter
10.    Penyelesaian Akhir

1.        Penyiapan Motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2.        Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
1)        Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2)        Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3)        Masukkan prosessor ke socket dengan terlebih dahulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. Rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4)        Turunkan kembali tuas pengunci.
3.        Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4.        Memasang Memori
Modul memori dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard. Jenis modul memori DIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul. Cara memasang jenis modul memori tersebut sebagai berikut.
1.         Rebahkan kait pengunci pada ujung slot .
2.         Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot lalu masukkan memori ke slot.
3.         Kait pengunci secara otomatis mengunci memori pada slot bila memori sudah tepat terpasang.
5.        Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekrup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
1.         Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2.         Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3.         Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekrup pengunci pada setiap dudukan logam.
4.         Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5.         Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekrup.

6.        Memasang Power Supply
a)         Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
b)        Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

7.        Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1.         Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard.
2.         Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3.         Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekrup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekrup kembali.
4.         Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
5.         Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8.        Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1)        Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing).
2)        Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3)        Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekrup penahan drive.
4)        Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
5)        Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6)        Bila kabel IDE terhubung ke dua drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7)        Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
8)        Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard.
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9.        Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
1.         Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard.
2.         Pasang sekerup penahan card ke casing.
3.         Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10.    Penyelessaian Akhir
1.         Pasang penutup casing dengan menggeser.
2.         sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3.         Pasang konektor monitor ke port video card.
4.         Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5.         Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).

6.         Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port. 
PC Komputer

Read More

BBM Naik Rakyat Miskin Berkurang

JUST FOR FUN ^^
Wajib diketahui untuk TEMAN2 semua
Kenaikan Harga BBM dapat Menurunkan
Jumlah rakyat miskin ..?!

Kenaikan BBM sebesar 10% dapat
Mengurangi jumlah rakyat miskin sampai
14%.
Jadi, penurunan jumlah rakyat miskin ini bisa
mencapai 100%, apabila kenaikan BBM
tersebut mencapai 100%.

ANALISA-nya :
Harga BBM naik - tadinya rakyat miskin yang
naik Bis, sekarang jadi jalan kaki.. terus di
jalan ketabrak metromini yg ngebut karena
nguber setoran (gara2 bbm-nya naek) terus
mati.. --> RAKYAT MISKIN BERKURANG

Tadinya rakyat miskin makan sehari 1x.. trus
jadi makan 1x tapi buat 3 hari (karena daya
belinya turun).. lama2 mati kelaparan.. -->
RAKYAT MISKIN BERKURANG

Tadinya rakyat miskin yang pada sakit masih
bisa beli obat generik.. terus BBM naik jadi
tidak bisa beli lagi .. akhirnya mati..-->
RAKYAT MISKIN BERKURANG

Tadinya rakyat miskin yg sakit masih bisa ke
puskesmas naik angkot, sekarang cuma jalan
kaki, kecapain sampai puskesmas keburu
semaput, matek --> RAKYAT MISKIN BERKURANG

Ada rakyat miskin yang jadi stress... mikirin
BBM yg naik, saking mikirnya.... Sampai lupa
makan dan minum....akhirnya mati juga.
-->RAKYAT MISKIN BERKURANG

Ada rakyat miskin yang kreatif dan
berinisiatif.... buat menuhin kebutuhan dia
mencuri Ayam tetangga.... Tertangkap,
digebuki massa.....Sampe mati juga. -->
RAKYAT MISKIN BERKURANG

# Salam Rakyat Kecil !!!

Renungkan Wakil Rakyat!!!!
Read More

Kisah Lomba di UNNES Semarang

Untuk kesekian kalinya mahasiswa jurusan sastra inggris Universitas Negeri Semarang yang tergabung dalam English Students Asosiation mengadakan sebuah acara tahunan yang disebut ESA WEEK. Acara yang berisikan berbagai macam perlombaan seperti speech contest, story telling dan menulis. Acara ini diselenggarakan untuk dua kategori, yaitu untuk kalangan mahasiswa dan untuk siswa SMA. Perlombaan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 1 juni 2013. Kegiatan yang diselenggarakan digedung jurusan sastra inggris fakultas bahasa dan seni Universitas Negeri semarang ini sangat Semarak, ini dibuktikan dengan para peserta yang datang dari berbagai daerah, mulai dari segala penjuru kota yang ada di jawa tengah bahkan ada juga yang datang dari provinsi yogyakarta.
            Untuk perlombaan kalangan mahasiswa pun diikuti dari berbagai perguruan tinggi terkenal yang ada di jawa tengah dan yogyakarta, seperti UNNES, UNDIP, UGM, STMIK AKAKOM, UDINUS, IKIP PGRI dll. Tak ketinggalan juga dari UIN SUNAN KALIJAGA yang mendelegasikan para petarung-petarungnya ke medan tempur, dan sudah pasti kalau UKM SPBA lah yang ditunjuk oleh rektorat untuk mengurusi hal-hal seperti ini.
            SPBA mengutus dua kontingen untuk menjadi perwakilannya menghadapi perlombaan tersebut. Dua orang yang dikirim untuk mengikuti speech contest tersebut adalah Asyhari Amri & Mukti Nurdiyanah, mereka berhasil mewakili SPBA melalui banyak tahapan dengan menyingkirkan puluhan peserta lain yang mencoba peruntungan untuk berusaha menjadi perwakilan dari UIN tercinta ini.

            Saat lomba berlangsung persaingan yang terjadi memang cukup ketat, ini membuat para peserta berusaha semaksimal mungkin agar para dewan juri dapat memberikan nilai yang tinggi bagi mereka dan memenangkan perlombaan. Ada yang berpidato dengan gaya orator, sehingga menimbulkan semangat yang membara, ada juga yang menyampaikannya dengan santai dan humor hingga membuat orang yang mendengarkan tertawa. Namun bagaimanapun penilaian juri tetaplah sesuai pada porsinya, tidak bisa secara subjektif. Dan akhirnya gelar juara diraih oleh kontingen dari UDINUS (Universitas Dian Nuswantoro), dan sekali lagi juga kontingen dari UIN SUNAN KALIJAGA belum berhasil meraih gelar juara, tak apalah masih ada waktu untuk berjuang lebih baik lagi dimasa yang akan mendatang.
Asyhari Amri dan UKM SPBA

Read More

Esa Week Stories

ESA WEEK 2013

For the umpteenth time student majoring in English literature, Semarang State University who are members of the English Students Asosiation hold an annual event called the ESA WEEK. The event consists of various races such as speech contest, story telling and writing. The event was held for two categories, ie for the students and for high school students. The race was held on Saturday the 1st of June 2013. Activities organized in the halls of the English department faculty of language and literary arts Semarang State University is very Lively, is evidenced by the participants who came from various areas, ranging from all corners of cities in Central Java and even some that come from the province of Yogyakarta.
            For the race was attended by students from various universities famous in Central Java and Yogyakarta, as UNNES, Diponegoro University, UGM, STMIK Akakom, UDINUS, etc. PGRI Teachers' Training College. Not to forget also of UIN Sunan Kalijaga who delegate the fighters into battle, and certainly if UKM SPBA was appointed by the rector to take care of things like this.
            SPBA sent two contingents to be the representative face of the race. Two people were sent to attend the speech contest is Asyhari Amri & Mukti Nurdiyanah, they successfully represent SPBA through many stages to get rid of dozens of other participants who tried their luck to try to be a representative of this beloved UIN.

            When the race was quite a rivalry going tight, it makes the participants try as much as possible so that the jury can give a high value for them and win the race. There were speeches by orators style, giving rise to a burning spirit, there is also a relaxing and submit it with humor to make people laugh listening. However the jury is still appropriate portions, not subjectively. And finally won the title by a contingent of UDINUS (Nuswantoro Dian University), and once again also contingent of UIN Sunan Kalijaga have not won the championship, never mind there is still time to fight better in the future to come.
Read More

Monday, June 17, 2013

Kisah Lanjutan ^^

Kisah Lanjutan
            Sebenarnya aku tidak terlalu bisa alias expert dalam hal menulis, tapi bagaimanapun aku jika ingin bisa nulis otomatis ya harus latihan untuk menulis. Tidak bisa ditawar lagi. Dan lagi pula awalnya aku juga tidak mau menulis akan hal ini, namun setelah membaca sebuah tulisan yang berjudul “sepenggal kisah bangkukuliah” aku tertarik untuk menuangkannya dalam tulisan.
            Aku harus dari mana ya untuk mengawalinya, mungkin lebih baik untuk memulainya dengan melanjutkan kisah yang sudah tertulis sebelumnya. Tapi aku juga ingin menuliskan sesuatu yang kupikir terlewatkan olehnya sehingga tak dimasukkan dalam tulisan itu. Salah satunya adalah dimana dia memberikannku sebuah tantangan, ya benar sebuah tantangan. Aku teringat saat itu malam dimana aku sedang main dan berniat menginap dirumah temanku, Nuzula namanya, ketika itu aku sibuk smsan dengannya. Entah apa yang kami bahas ketika malam itu, namun yang teringat adalah saat ia memberikan sebuah challenge padaku. Tantangan seperti apakah ini? hal yang cukup mudah namun agak rumit untuk dipecahkan. Yakni aku diberi tantangan untuk dapat menemukan rumahnya hanya dengan bermodal sedikit informasi dari Nuzula, hmm dengan santai aku langsung menyanggupi hal tersebut, tentu dengan temanku bung Nuzula.
            Ada hal lucu yang terjadi keesokan harinya saat aku & Nuzula mencoba mengalahkan tantangan itu, yakni saat aku yakin sudah menemukan rumahnya karena ciri-ciri yang diberikan serasa sudah cocok. Tapi ternyata itu salah total. Salah TOTAL. Nuzula hanya bisa tertawa, aku pun hanya mesem-mesem. Mungkin jika dicermati wajahku pasti akan memerah laksana buah tomat, hehe J.

            Ingin tahu lanjutannya (ya kayak sinetron gitu), bersambung!
Read More

Jenis-jenis Perangkat Keras Komputer

   PERANGKAT KERAS (Hardware)
Perangkat keras (Hardware) yaitu suatu perangkat yang berfungsi melakukan proses input (masukan) dan output (keluaran).
Perangkat keras terdiri dari :
1.        Unit Pemrosesan Secara Terpusat ( CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU) )
CPU bertugas mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasinya. Termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut. Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output.
Gambar 1.1. Skema Diagram Proses CPU

2.    Perangkat masukan (Input devices)
Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data atau input untuk diproses menjadi informasi atau keluaran. Adapun perangkat masukan terdiri dari :
a.         Keyboard (Papan Ketik)
Papan ketik (bahasa inggris: keyboard) adalah peranti untuk mengetik atau memasukkan huruf, angka, atau simbol tertentu ke perangkat lunak atau sistem operasi yang dijalankan oleh komputer.
Papan ketik terdiri atas tombol-tombol berbentuk kotak dengan huruf, angka, atau simbol yang tercetak di atasnya. Dalam beberapa sistem operasi, apabila dua tombol ditekan secara bersamaan, maka akan memunculkan fungsi khusus atau pintasan yang telah diatur sebelumnya. Ada berbagai jenis tata letak tombol pada papan ketik. Akan tetapi, yang paling populer dan umum digunakan adalah tata letak QWERTY, meniru sistem tata letak mesin ketik. Papan ketik tipe baru biasanya mempunyai tombol tambahan di atas tombol fungsi (F1, F2, dst.) untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasikan komputer. Selain itu, papan ketik baru juga sudah banyak yang mendukung teknologi nirkabel.
Gambar 1.2. KEYBOARD

b.         Mouse
Mouse adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain papan ketik. Mouse bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan keras dan rata. Mouse yang lebih modern sudah tidak menggunakan bola lagi, tetapi menggunakan sinar optikal untuk mendeteksi gerakan.
Selain itu, ada pula yang sudah menggunakan teknologi nirkabel, baik yang berbasis radio, sinar inframerah, maupun bluetooth. Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan mouse memakai sistem laser sehingga resolusinya dapat mencapai 2.000 titik per inci (dpi), bahkan ada yang bisa mencapai 4.800 titik per inci. Biasanya mouse model ini diperuntukkan bagi penggemar permainan video.
Gambar 1.3. MOUSE

c.          Touchpad
Unit masukkan ini biasanya dapat kita temukan pada laptop dan notebook, yaitu dengan menggunakan sentuhan jari. Biasanya unit ini dapat digunakan sebagai pengganti mouse. Selain touchpad adalah model unit masukkan yang sejenis yaitu pointing stick dan trackball.
Gambar 1.4. TOUCHPAD

d.         Light Pen
Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.
Gambar 1.5. LIGHT PEN
e.          Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan pada permainan (games) komputer. Joy Stick biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.
                       
Gambar 1.6. GAME PADDLE          Gambar 1.7. JOY STICK

f.          Barcode
Barcode termasuk dalam unit masukan (input device). Fungsi alat ini adalah untuk membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertical yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Kode-kode ini biasanya menempel pada produk-produk makanan, minuman, alat elektronik dan buku. Sekarang ini, setiap kasir di supermarket atau pasar swalayan di Indonesia untuk megidentifikasi produk yang dijualnya dengan barcode.
Gambar 1.8. BARCODE READER

g.         Scanner
Scanner adalah sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng copy atau menyalin gambar atau teks yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Fungsi scanner ini mirip seperti mesin fotocopy, perbedaannya adalah mesin fotocopy hasilnya dapat dilihat pada kertas sedangkan scanner hasilnya dapat ditampilkan melalui monitor terlebih dahulu sehingga kita dapat melakukan perbaikan atau modifikasi dan kemudian dapat disimpan kembali baik dalam bentuk file text maupun file gambar.
Gambar 1.9. SCANNER
Selain scanner untuk gambar terdapat pula scan yang biasa digunakan untuk mendeteksi lembar jawaban komputer. Scanner yang biasa digunakan untuk melakukan scan lembar jawaban komputer adalah SCAN IR yang biasa digunakan untuk LJK (Lembar Jawaban Komputer) pada ulangan umum dan Ujian Nasional. Scan jenis ini terdiri dari lampu sensor yang disebut Optik, yang dapat mengenali jenis pensil 2B.
Scanner yang beredar di pasaran adalah scanner untuk meng-copy gambar atau photo dan biasanya juga dilengkapi dengan fasilitas OCR (Optical Character Recognition) untuk mengcopy atau menyalin objek dalam bentuk teks. Saat ini telah dikembangkan scanner dengan teknologi DMR (Digital Mark Reader), dengan sistem kerja mirip seperti mesin scanner untuk koreksi lembar jawaban komputer, biodata dan formulir seperti formulir untuk pilihan sekolah. Dengan DMR lembar jawaban tidak harus dijawab menggunaan pensil 2B, tapi dapat menggunakan alat tulis lainnya seperti pulpen dan spidol serta dapat menggunakan kertas biasa.
Gambar 2.0. SCANNER DMR

3.        Perangkat Keluaran (output device)
Perangkat keluaran berfungsi untuk mengeluarkan data atau output untuk diproses menjadi informasi.
Perangkat keluarannya adalah :
a)             Monitor
Monitor adalah salah satu jenis output device, karena keluarannya adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat). Untuk saat ini monitor komputer terdiri dari beberapa jenis, di antaranya:
·   monitor CRT
·   monitor LCD
·   monitor plasma
·   monitor OLED
                       
Gambar 2.1. LCD             Gambar2.2. MONITOR CRT

b)            Speaker
Pengeras suara atau speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput.
Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas suara terbaik tergantung dari speaker. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitas tinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap saja hasilnya suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah. Speaker adalah sebuah teknologi menakjubkan yang memberikan dampak yang sangat besar terhadap budaya kita. Namun disamping semua itu, sebenarnya speaker hanyalah sebuah alat yang sangat sederhana.
Gambar 2.3. SPEAKER

c)         Printer (Alat Cetak)
Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai alat mengambil kertas dari tray. Tray ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau toner adalah alat pencetak sesungguhnya, karena ada sesuatu yang disebut tinta atau toner yang digunakan untuk menulis / mencetak pada kertas. Perbedaan toner dan tinta ialah perbedaan sistem; toner atau laser butuh pemanasan, sedangkan tinta atau inkjet tak butuh pemanasan, hanya pembersihan atau cleaning pada print-head printer tersebut.
Gambar 2.4. PRINTER

d)        Proyektor
Pemrosesan Cahaya Digital (bahasa Inggris: Digital Light Processing, DLP) adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam proyektor. Dalam proyektor DLP, gambar diciptakan oleh kaca kecil mikroskopis disusun dalam sebuah matrix di atas chip semikonduktor, dikenal sebagai Digital Micromirror Device (DMD). Setiap kaca mewakilkan satu pixel dalam gambar yang diproyeksikan. Jumlah kaca sama dengan resolusi gambar yang diproyeksikan: 800x600, 1024x768, dan 1280x720 matrix adalah beberapa ukuran DMD yang umum. Kaca-kaca ini dapat diubah posisinya dengan cepat untuk merefleksikan cahaya melalui lensa atau ke sebuah heatsink (disebut pembuangan cahaya dalam terminologi Barco)

Gambar 2.5. PROYEKTOR

By : Asyhari Amri
Read More